Ahlan Wa Sahlan Saudara/Saudariku...


I made this widget at MyFlashFetish.com.

Jumat, 10 Juni 2011

Cita - Cita Kita adalah Kesempatan Kita...

ANAK ELANG
oleh Tom Reilley




Ketangguhan dari anak-anak elang tergantung pada setiap kata yang disampaikan Elang Besar saat menggambarkan hal-hal luar biasa yang telah dilakukannya. Ini adalah hari yang penting bagi anak-anak elang itu. Mereka bersiap untuk terbang sendirian dari sarang mereka untuk pertama kalinya. Ini merupakan hal yang membangun rasa percaya diri yang dibutuhkan oleh sebagian besar dari mereka untuk memenuhi takdir.

“Seberapa jauh aku bisa pergi?” Tanya seekor anak elang.

“Seberapa jauh kau bisa melihat?” jawab elang yang sudah berpengalaman.

“Seberapa tinggi aku bisa terbang?” Tanya anak elang kecil.

“Seberapa jauh kau bisa mengembangkan sayap-sayapmu?” Tanya elang tua.

“Seberapa lama aku bisa terbang?” anak elang itu bersikeras.

“Seberapa jauh kaki langit itu?” sang mentor mengajukan pertanyaan lagi padanya.

“Sebaiknya seberapa banyak impianku?” Tanya anak elang itu.

“Seberapa banyak kau bisa bermimpi?” ujar elang yang lebih dewasa,lebih bijaksana, sambil tersenyum.

“Seberapa banyak yang bisa kuraih?” lanjut elang kecil itu.

“Seberapa besar kau bisa percaya?” tantang elang dewasa.

Putus asa dengan olok-olok tersebut,anak elang itu mendesak, “Mengapa kau tidak menjawab pertanyaan-pertanyaanku?.

“Aku sudah menjawabnya.”

“Ya. Tapi kau menjawabnya dengan pertanyaan-pertanyaan.”

“Aku menjawabnya dengan jawaban terbaik yang bisa kuberikan”.

“Tapi kau adalah Elang Berpengalaman. Seharusnya kau tau segalanya. Jika kau tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, lalu siapa yang bisa menjawabnya?”

“Kau.” Ujar elang tua itu meyakinkan.

“Aku?” Bagaimana mungkin?” anak elang itu bingung.

“Tidak ada yang bisa memberitahumu seberapa tinggi kau terbang atau seberapa banyakkau bermimpi. Jawabannya akan berbeda pada masing-masing elang. Hanya Tuhan dank au sendiri yang tahu seberapa jauh kau akan pergi. Tidak ada satu makhlukpun di muka bumi ini yang mengetahui kekuatanmu atau apapun yang ada dalam hatimu. Kau sendiri yang akan menjawabnya. Satu-satunya hal yang membatasi dirimu adalah batasan dari imajinasimu”.

Anak elang itu bingung dengan jawaban yang diberikan ini, kemudian bertanya, “Apa yang sebaiknya aku lakukan?”

“Pandanglah kaki langit, kembangkan sayapmu, dan terbanglah.”.

(sumber : Mac Anderson, The Power of Attitude, 2010)

Jumat, 08 April 2011

SEBUAH JAWABAN PENUH MAKNA



Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai. Hujan rintik – rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor,...terdengar suara tek...tekk.. .tek...suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat..., ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak - anak, siapa yang mau bakso ?

"Mauuuuuuuuu. ...", secara serempak dan kompak anak - anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya. ...Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.

"Mang kalo boleh tahu, kenapa uang - uang itu Emang pisahkan ? Barangkali ada tujuan ?" "Iya pak, Emang sudah memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun.
Tujuannya sederhana saja, Emang hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak Emang, mana yang menjadi hak orang lain / tempat ibadah, dan mana yang menjadi hak cita– cita penyempurnaan iman ".

"Maksudnya.. ..?", saya melanjutkan bertanya.

"Iya Pak, kan agama dan Tuhan menganjurkan kita agar bisa berbagi
dengan sesama. Emang membagi 3, dengan pembagian sebagai berikut :

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari - hari Emang dan keluarga.

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq/sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso, Emang selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena emang ingin menyempurnakan agama yang Emang pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu, untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar. Maka Emang berdiskusi dengan istri dan istri menyetujui bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini, Emang harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi Emang dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Hatiku sangat...... .....sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si emang tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.

Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : "Iya memang bagus...,tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu, termasuk memiliki kemampuan dalam biaya....".

Ia menjawab, " Itulah sebabnya Pak. Emang justru malu kalau bicara soal mampu atau tidak mampu ini. Karena definisi mampu bukan hak pak RT atau pak RW, bukan hak pak Camat ataupun MUI.

Definisi "mampu" adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan
menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, "mampu", maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita".


"Masya Allah..., sebuah jawaban elegan dari seorang tukang bakso".


Sumber: facebook/group pecinta kisah nyata, kisah motivator dan kisah renungan.

NO BODY's PERFECT...


Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar merasa sakit hati tapi dengan tanpa berkata-kata dia menulis di atas pasir; HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, di mana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu; HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU.

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya bertanya, “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu?” Temannya sambil tersenyum menjawab, “Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin.”

Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik dengan pasangan, suami / isteri, kekasih, adik / kakak, kolega, dll, karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. Manfaat positif dari continuous relationship mungkin sekali jauh lebh besar ketimbang kekecewaan masa lalu. Nobody’s perfect. Belajarlah menulis di atas pasir.

Source : http://aslamiyah.cybermq.com/post/detail/9592/maafkan-dan-lupakan

Rabu, 09 Februari 2011

INSTALL CINTA KASIH


Customer Service (CS) : Ya, ada yang bisa saya bantu?
Pelanggan (P)                : Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal cinta kasih. Bisakah anda  memandu saya menyelesaikan prosesnya?


CS    : Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?
P       : Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu?


CS    : Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan anda di mana HATI anda?
P       : Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara    program-program tersebut aktif?


CS     : Program apa saja yang sedang aktif?
P        : Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE,  DENDAM.EXE dan BENCI.COM.


CS     : Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari system operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa  program lain. CINTA-KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut  PERCAYADIRI.EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya?
P       : Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya?


CS    : Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE terhapus.
P       : OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar?


CS     : Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal kembali dalam HATI  anda. Apakah anda melihat pesan tersebut?
P        : Ya. Apakah sudah selesai terinstal?


CS     : Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar untuk mengupgradenya.
P        : Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?


CS      : Apa pesannya?
P         : “ERROR 412 - PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT”. apa artinya?


CS      : Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan  pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus men-”CINTA-KASIH”-i mesin anda sendiri sebelum men-”CINTA-KASIH”-i orang lain.
P         : Lalu apa yang harus saya lakukan?


CS      : Dapatkan anda klik pulldown direktori yang disebut “PASRAH”?
P         : Ya, sudah.


CS      : Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori “MYHEART” MEMAAFKAN DIRI-SENDIRI.DOC, dan MENYADARI-KEKURANGAN.TXT. sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali.
P         : Sudah. Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif di monitor saya dan menandakan  bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dikopi ke HATI. Apakah ini wajar?


CS       : Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk mendownloadnya. Jadi CINTA-KASIH  telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting.
P          : Apa?



CS        : CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.

*************************************
Source : http://www.forumbebas.com/archive/index.php/thread-43351.html

Minggu, 23 Januari 2011

HAKiKAT CINTA DAN PERKAWINAN




Suatu hari Plato bertanya kepada Gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?"

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas di depan sana. Berjalanlah kamu tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta."

Plato pun berjalan, dan tak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"

Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat ku melanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru ku sadari bahwasanya ranting-ranting yang ku temukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatang pun pada akhirnya."

Gurunya kemudian menjawab, "Jadi, ya itulah cinta."

Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?"

Gurunya pun menjawab, "Ada hutan yang subur di depan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan."

Plato pun menjawab, "Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajahi hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya."

Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan."

Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.

Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan.. tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.

Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya.

Perkawinan adalah kelanjutan dari cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya.

Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.


**************************


Source : http://www.dudung.net/artikel-bebas/cinta-dan-perkawinan-menurut-plato.html

Selasa, 18 Januari 2011

Apa itu Cinta ?


Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahan untuk menguji kita

Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisa tertanam dengan dalam.
Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya.
Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwa ketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu?

Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.

Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai,
kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu,
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbang memilih apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.

Perlu kau ketahui bahwa
Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,
Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,
Dan penantian kita tidaklah sia-sia.

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal - iman, keberanian, dan pengharapan, penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan.

Pada akhirnya. Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu, karena alasan yang penting.


********************
 Source : http://ellawutari.multiply.com/notes/item/1

Minggu, 09 Januari 2011

Tuhan, Jadikan Aku Sebuah Televisi!!!



Seorang guru dari sekolah dasar meminta murid2nya untuk membuat sebuah essay tentang apa yang ingin Tuhan lakukan untuk mereka. Pada hari akhir, saat menandai essay, dia membaca salah satu essay yang membuatnya sangat emosional. suaminya yang baru saja masuk, melihat istrinya menangs dan bertanya "apa yang terjadi ?"

dia menjawab "baca ini, salah satu essay dari muridku" .

"oh tuhan malam ini aku memohon kepadaMu sesuatu yang sangat spesial, buatlah aku menjadi TV. aku ingin mengambil tempat dan hdup seperti TV dirumahku. mempunyai tempat yang istimewa dan ada keluarga yang selalu ada di sekelling AKU.

menjadi serius ketika aku Berbicara. aku ingin menjadi pusat perhatian dan didengarkan tanpa ada interupsi atau pertanyaan. aku ingin menerima perlakuan khusus yang sama seperti TV sekalipun itu rusak. menemani ayahku saat dia baru pulang kerja bahkan saat dia kelelahan. dan aku mau ibuku menginginkanku saat dia sedih dan bingung, bukannya malah mengabaikanku. dan aku ingin sodara2ku berjuang untuk bersamaku.

aku ingin merasakan keluargaku meninggalkan masalah, sekarang dan nanti hanya untuk menghabskan waktu bersamaku. and at last but not least, memastikan bahwa aku bisa membuat mereka semua senang dan ceria.

Tuhan aku tidak banyak memnta, aku hanya ingin hidup seperti TV"


Pada saat it suaminya berkata , "oh Tuhan, anak yang malang. Orang tuanya sangat mengecewakan!"

Istrinya menatapnya dan berkata , "essay ini adalah milik anak kita !!

*********************************************
Dari dialog ayah di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa kita dapat dengan sangat mudah menyalahkan orang lain / mencari kesalahan orang lain... tanpa perlu melihat kesalahan yang telah kita lakukan...

Kita dengan sangat  mudah pula melupakan kesalahan yang telah kita lakukan ...


"Koreksi dulu kesalahan diri sendiri sebelum mengoreksi kesalahan orang lain..."



Source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4517285